Komunitas Aikido Kota Malang

Shizen Dojo Malang :: Dojo Aikido di bawah naungan Yayasan Indonesia Aikikai (YIA)

Archive for the ‘Mengenal Aikido’ Category

WORO-WORO BUKA PENDAFTARAN ANGGOTA BARU,,,

Posted by shizendojomalang on November 26, 2007

Untuk lebih memasyarakatkan Aikido di Kota Malang dan lebih-lebih untuk meningkatkan gairah dan etos latihan aikidoka Shizen, maka Shizen Dojo Malang membuka pendaftaran anggota baru. Pendaftaran ini terbuka untuk semua kalangan dan tidak ada syarat yang macam-macam, yang penting sehat lahir dan batin dan tentu saja berniat baik untuk belajar seni bela diri Aikido :-). Soal biaya pendaftaran dan iuran bulanannya murah buanget koq.

Jadwal rutin latihan di Gedung PWI : Setiap hari Senin & Jumat pukul 16.30 – 19.00 WIB (ada break magrib).

Silahkan mendaftarkan diri ke alamat :

Gedung PWI Malang
Jl. Raya Langsep (Sebelah Plasa Dieng – prati’in aja bangunan yang ada warung bakso bakarnya, brarti ya disitu Gedung PWI-nya )

Jangan lupa waktu pendaftaran di Gedung PWI : Setiap hari Senin & Jumat pukul 17.00 – 19.00 WIB.

Contact Person :

Silahkan menghubungi telp. 0852 3443 4433 atau 081 555 669 769 atau 081 233 88 471

OS

Untuk yang ingin mengenal seperti apa Aikido itu, atau cuma ingin melihat-lihat sambil mencicipi hidangan bakso bakar (red – bayar sendiri yah), kami persilahkan untuk datang. Welcome, bro! Sugeng Rawuh,,,

Advertisements

Posted in Belajar Aikido, Kegiatan Dojo, Mengenal Aikido | 21 Comments »

Bila Aikido dikenalkan ke masyarakat Kota Malang..

Posted by shizendojomalang on December 6, 2006

Pada hari Kamis 30 Nop 2006, Shizen Dojo Malang mendapat kesempatan untuk mengisi stan pada acara Pergelaran Budaya Jepang Kota Malang yang bertempat di Restoran Saboten Jl. Jakarta.

Maksud keikutsertaan ini antara lain untuk mengenalkan Aikido ke khalayak Kota Malang.  Mudah-mudahan dengan perkenalan ini akan timbul rasa sayang warga Malang pada seni bela diri Aikido. Sama seperti kata pepatah : Tak Kenal Maka Tak Sayang.

Dalam acara ini, diperkenalkan seluk beluk tentang dunia aikido, mulai dari sejarah aikido, boken (pedang kayu) sampai mengenalkan waza-waza (teknik-teknik) aikido. Juru bicara ulung untuk perkenalan pada penonton ini dipercayakan pada Kang Huda (lihat saja foto-fotonya yang alamaak… gak mati gaya!). Kemudian dengan menggunakan kamera Canon Powershot A75, Kang Arfi cukup sigap mendokumentasikan momen-momen ini dengan baik. Pada acara pamungkas ditampilkan demo utama yang diperagakan oleh Kang Juna dan Kang Frans (liat fotonya & just say…. mantap abis!!).
Berikut adalah foto-foto dokumentasinya : … rasakan sensasinya…

Mengenalkan boken (pedang kayu) sebagai salah satu alat latihan

\
Mengenalkan boken dan kenalan dong  :-p

\
Menanggapi antusiasme pengunjung… ini juga bagoous!

Mengenalkan boken dan berkenalan.

Gak ade matinye! (siapa mau posternya, bisa pesen… haha…)

Kagak ade matinye!

Demo menggunakan boken. hup!

Demo menggunakan boken

Demo version : Kang Juna VS Kang Frans

Kang Juna vs Kang Frans

Antusiasme para pengunjung saat demo waza aikido.

Antusiasme diantara pengujung

Kuncian sankyo.

Kuncian sankyo.

Stan juga menghadirkan Kang Huda sebagai Agen Kapak 212    :-p

shizen dojo juga kedatangan agen kapak 212 haha...

Ok deh, sukses buat dojo kita. Mengalir dan mengalir sajalah seperti air 🙂

Boeat Kang Juna : kegiatan ini adalah kenangan terakhir sebelum ditinggal ke Kalimantan. Yok opo koq gak ada slametane??? 🙂 Gud lak bro! Keep contact, yo!

(HL)

Posted in Kegiatan Dojo, Mengenal Aikido | 3 Comments »

The Art of Peace – Morihei Ueshiba

Posted by shizendojomalang on March 30, 2006

Sedikit keterangan mengenai diri Morihei Ueshiba
disadur dari “The Art Of Peace” by Morihei Ueshiba.

Morihei Ueshiba dilahirkan pada tgl 14 Desember 1883, di kota Tanabe terletak di pesisir Distrik Kii purba (skr Prefektur Wakayama).

Ayah Morihei, Yoroku, adalah seorang tuan tanah yang makmur dan lama menjabat sbg penasihat kota, dan ibunya Yuki, adalah kerabat yang berbasis di Wakayama.

Perang sedang berkecamuk antara Jepang dan Rusia, dan pertempuran berskala besar tidak lama lagi akan pecah. Kompetisi yg tinggi dan kurang tinggi badan – tinggi Morihei hanya 1.56 meter, kurang dari persyaratan minimum untuk dinas militer, menyebabkan dia gagal dalam pemeriksaan fisik pada pelantikan awal.

Tahun 1908 Morihei menerima sertifikat yagyu ryu jujutsu.
Tahun 1915 Morihei berjumpa dengan Sokaku Takeda (1859-1943), dedengkot daito ryu aiki jujutsu.
Sokaku adalah sosok generasi terkhir dari para pendekar dan pejuang masa lalu. Dilahirkan di Aizu (Perfektur Fukushima), kampung halaman para samurai paling ganas di Jepang, Sokaku mendapat pelajaran dalam ilmu bela diri mematikan begitu ia mulai bisa berjalan.

Masa mudanya dicurahkan untuk mejelajahi seluruh Jepang guna berlatih dari para empu terbaik dalam ilmu bela diri dan menantang semua pendatang dalam perkelahian jalanan.

Ia menewaskan beberapa penjahat dalam sebuah perkelahian waktu ia berusia lima belas tahun, dan waktu ia dua puluh satu tahun ia menghajar empat puluh karyawan bangunan di sebuah keributan yang menjadi terkenal sebagai Insiden Nihonmatsu. Ia menewaskan delapan atau sembilan karyawan dan mencederai banyak yang lain.

Meskipun ia sendiri terluka parah dalam pertempuran itu, Sokaku bisa melarikan diri.Meskipun bertubuh kecil dan kurus, Sokaku adalah pesilat tanpa tanding.
Teknik teknik silat dan bela diri yang Sokaku ajarkan kepada Morihei sangat efektif, karena sesungguhnya semua itu diambil dari bertahun tahun pengalaman dalam pertempuran sesungguhnya,dalam perkelahian hidup mati.

Sokaku adalah seorang jago berkelahi yang luarbiasa kreatif.Meskipun Sokaku tiada tandingan sebagai tukang berkelahi jalanan, ia masih mengikuti rahasia ilmu bela diri, yaitu : “Dengarkan suara yang tak bersuara, dan liahatlah wujud yang tak berwujud.Dengan sekerlingan, baca pikiran musuhmu, dan raih kemenangan tanpa pertarungan.”

Tahun 1919, Morihei berjumpa dengan Onisaburo Deguchi (1817-1947) yang misterius. Morihei diramalkan Onisaburo menjadi muridnya, dan pada tahun 1920 Morihei dan keluarganya pindah ke komplek Omoto-kyo di Ayabe.

Omoto-kyo didirikan oleh Nao Deguchi (1836-1918), seorang wanita petani yang melarat yang dirasuk dewa Konjin pada tahun 1892 dan kemudian mulai bernubuat dalam nama san dewa : “Hapus para kaisar,raja-raja, dan pemerintahan bayangan, dirikan persamaan hak yang sejati, hapus kapitalisme berdiamlah dalam hati Allah, dgn sederhana dan murni!”
Dikemudian hari, Onisaburo yang telah menikahi anak perempuan Nao, Sumi, menjadi juru bicara utama dari agama tersebut.
Omoto-kyo adalah agaa mistik yang ekletis yang menekankan keselarasan dari semua keyakinan, keadilan sosial, bertani secara alami, dan penerapan kesenian yang halus dan ilmu ilmu yang praktis.
Dalam orientasi agama tersebut beraliran pasifis – Onisaburo berkata “Tidak ada sesuatu di dunia ini yang lebih merugikan daripada peperangan dan yang lebih bodoh daripada persenjataan”.
Onisaburo yang brilian,karismatis, flamboyan,dan waskita adalah orang pertama yang melihat tujuan sesungguhnya dari hidup Morihei : “Misimu dalam dunia ini adalah menjadi penyebar kedamaian, untuk mengajarkan dunia arti sesungguhnya dari budo (Jalan Keberanian Bela Diri).

Kiriman Tulisan dari : Aikido Maniacs

Posted in Mengenal Aikido | 3 Comments »

The KI – Manual

Posted by shizendojomalang on March 25, 2006

Ditulis oleh : Indra Arif Widjaya, copyright 2006

meditasi-view

Pengenalan

Manual ini dibuat dengan tujuan untuk membimbing mereka yang belum tahu bagaimana memanfaatkan energy Ki. Jika anda sudah tahu bagaimana, bahasan ini juga bisa membantu anda dan menjadi tambahan referensi awal bagi kita semua. Jika anda adalah pemula, Kami menyarankan untuk memperhatikan tulisan ini dan dapat pakai sebagai referensi anda nantinya.

Meditasi

Sebelum anda masuk untuk menyelami ki, anda sebaiknya mempelajari dulu meditasi yang paling mudah. Hal ini akan sangat membantu anda menguasai tekniknya. Ok, pertama Kami ingin tekankan anda untuk bermeditasi setiap hari untuk mendapatkan hasil yang maksimal,hal lain yang juga membantu yaitu melakukan meditasi pada saat sama. Cobalah mencari waktu yang tepat dan sama setiap harinya.

Salah satu cara bermeditasi….

Duduklah pada sebuah kursi atau ambil sikap seiza. Jika anda duduk diatas kursi, taruh telapak kaki anda rata diatas lantai. Tegapkan punggung jangan sampai membusungkan dada, posisi badan tidak membuat lubang disisi belakang diatas tulang ekor, tegap sehingga apabila ditempelkan tembok dibelakang tidak ada celah kosong… Nah sekarang pejamkan mata anda. Lakukan relaksasi pada otot-otot anda, semua! Tidak lemas tidak tegang tapi rilieks.Perlu diingat meditasi ini akan sangat terbantu oleh suasana yang mendukung (kondisi tidak ramai).

Sekarang mari mulai bernapas meditasi…tarik napas dalam dengan hidung keluarkan dengan mulut. Hitungan mulai 10 – 0, turun 9-0 dst sehingga hanya 0, setelah itu mulai dari awal lagi…..Selamat anda sedang bernapas meditasi !!! perlu dingat untuk tidak mengeluarkan suara ketika menghembuskan napas.

Sekarang mulailah bersihkan pikiran anda fokuskan thd napas anda ingat untuk tetap rilekskan otot-otot anda. Untuk bangun dari meditasi ini hitung terbalik 0-1,0-2,dst sehingga 0-5.

Visualisasi

Visualisasi bertujuan untuk memperkuat pikiran anda agar lebih jelas. Yang mana hal tersebut penting dalam pemanfaatan ki nantinya. Setelah anda menguasai meditasi diatas mulailah membayangkan sesuatu, masing-masing pribadi boleh membuat scenario sendiri. Mungkin sebagai praktisi aikido, anda dapat membayangkan sedang melakukan antisipasi/teknik dari serangan yang dilakukan oleh bayangan yang anda ciptakan sendiri atau bisa dengan memvisualisasi aliran napas anda, misalnya seiring dengan tarikan napas anda visualisasikan udara berat seperti air masuk melalui hidung menuju keatas tengah mata berbalik turun ke dada perut hingga menuju hara,mengendap sebentar kemudian buang napas aliran tersebut bergerak lagi naik melalui tulang ekor terus menuju tulang punggung hingga terbelah tiga dua menuju tangan satu menuju ujung kepala turun dan keluar lewat mulut anda. Atau cobalah ciptakan scenario yang termudah bagi masing2 anda sendiri.

Memahami KI

Untuk menggunakan KI anda harus paham dulu apa itu KI. Ki adalah Chi di Cina, disini adalah Energi dalam yang ada dalam badan kita. Terwakili oleh bahasa tubuh kita oleh Semangat. Pusat dari tenaga ki badan ada di 2,5 inch/satu tangan dibawah pusar kita 3 inch ke dalam. Ini juga merupakan titik berat/keseimbangan dari tubuh manusia, pusat dari semangat, jiwa, kekuatan dan keseimbangan kita. Anda mungkin tidak percaya bahwa kekuatan tersebut mengalir dalam diri anda sekarang. Ini yang membuat anda bergerak sekarang. Namun sejatinya Ki juga berada di mahluk lain,udara, bumi, air, dan Semua ciptaannya dan tentunya diri kita.

Sementara ini dulu, bersambung ke tulisan berikutnya. (ikuti terus yah… )

Posted in Mengenal Aikido | Leave a Comment »