MENGENAL SENI BELADIRI AIKIDO
Posted by shizendojomalang on March 25, 2006
*Disarikan dari beberapa sumber*
Apa dan bagaimana Aikido itu?
Apa sebenarnya Aikido itu? Mungkin masih sering terdengar pertanyaan seperti ini. Dapat dimaklumi, mengingat jenis beladiri asal Jepang ini memang baru resmi masuk ke Indonesia pada tahun 1983. Dengan kata lain, usia bela diri ini masih relatif muda dibanding dengan beladiri asing lainnya yang lebih dulu masuk ke Indonesia.
Aikido merupakan jenis beladiri tradisional dari Jepang yang sifatnya defensif (bertahan), tidak mengutamakan kekuatan otot, tetapi melatih kelenturan badan serta kecepatan gerak. Bela diri ini diajarkan secara terbuka pertama kali oleh Morihei Ueshiba, sebagai Bapak Aikido (1883-1969).
Berdasarkan terminologinya, secara sederhana Aikido dapat dijabarkan:
Aikido adalah jalan untuk membentuk kesatuan harmoni antara fisik, rohani dan pikiran.
Pola dasar gerakan Aikido adalah sirkular. Belajar Aikido adalah belajar tentang keseimbangan, mempelajari gerakan energi lawan, lalu membiarkan energi itu mengalir. Energi penyerang yang mengalir dalam bentuk apapun akan menimbulkan satu titik ketidakseimbangan. Ketidakseimbangan itu diubah pada satu titik konvergensi. Praktisi Aikido hanya menggunakan badan untuk proses itu, tidak membendungnya. Semakin besar energi serangan, semakin besar pula counter (pembalikan) serangan itu akan berbalik pada penyerangnya.
Sebagai ilmu beladiri, Aikido adalah jenis beladiri untuk perkelahian cepat dan jarak dekat (close combat). Teknik-teknik Aikido ini banyak dipengaruhi oleh:
Morihei Ueshiba, sebagai Bapak Aikido (1883-1969), lebih menekankan Aikido sebagai strategi berkelahi daripada teknik berkelahi.
Beladiri dari negeri matahari terbit ini berakar pada tradisi samurai, oleh sebab itu dalam latihan selalu dilakukan dalam posisi seiza (duduk bersimpuh dengan kedua kaki dilipat ke belakang) selagi siswa menerima pelajaran, cara hormat, maupun saat siswa masuk dalam tatami di dojo.










shizendojomalang said
mungkin bagi sebagian awam, melihat gerakan aikido terlihat mudah dan simpel, jadi silahkan dibuktikan. mungkin pikiran itu akan berubah saat mulai mempraktekkannya dan anda akan penasaran untuk benar-benar bisa membuktikan apa yang ada di otak anda sebelumnya
Aikido-maniacs said
Sedikit menambahkan, Dasar dari seni beladiri aikido merupakan hasil pengembangan oleh O-sensei terhadap beberapa jenis dan aliran beladiri yang beliau kuasai. Seperti Kito-Ryu, Aioi-Ryu, Daito-Ryu, Hoizoin-Ryu Jujutsu, Yagyu-Ryu, Shinkage Ryu Kenjutsu.
bejo said
mas mau nanya
untuk aikido cabang solo ada atau tidak?
terus kenaikan tingkatnya berapa bulan sekali
erima kasih
juna said
Buat mas bejo yth,
setau saya di Kota Solo ada aikido.
Tepatnya di jl kebalen no.3(Radio PTPN FM Rasitania Lt.2)
silahkan mas bejo cari informasinya.
itu saja dari saya, terima kasih.
MuSaShi Itu LeMaH said
mas2 mau nanya aikido itu Katanya Lebih mengutamakan Teknik / Keindahan di banding Kekuatan yach???mohon penjelasannya Tentang Ini Tq…oh ya 1 lagi,Kalo 1 on 1 untuk beladiri bebas seperti pertarungan jalanan itu Gmn kondisi aikido apakah sangat Efektif???? toLong Yach Cuma Buat Informasi aja Buat
Firmansyah said
Aikido bukan mengutamakan keindahan, tetapi lebih tepatnya mengutamakan harmoni dalam tiap waza(teknik)nya, sehingga dari harmonisasi tersebut maka menghasilkan teknik yang selaras dan indah dilihat.
Efektif tidaknya suatu martial arts kembali pada individu yang menekuninya. Aikido sebagai seni bela diri non sport sangat bermanfaat dalam melatih koordinasi fisik, mental dan spiritual. Hasil yang didapat tergantung dari niat, motivasi, dan kedisiplinan dalam berlatih. Dalam Aikido ada berbagai macam teknik kuncian,lemparan dan bantingan yang secara teknis bisa digunakan untuk menghadapi berbagai bentuk serangan yang biasa terjadi di jalanan. Setelah anda hafal dan menguasai ratusan teknik aikido, maka secara teori anda seharusnya bisa menetralisir berbagai bentuk serangan yang terjadi di jalanan. Tetapi kondisi jalanan pastinya sangat berbeda dgn kondisi saat latihan. Sehingga anda tidak bisa hanya berharap setelah hafal ratusan teknik, maka bisa melakukannya kapanpun saat anda membutuhkannya.
Faktor yang paling berpengaruh agar teori dan teknik bisa efektif digunakan adalah ketenangan mental dan kestabilan emosi saat menghadapi situasi dan kondisi yang berbahaya misalnya di jalanan. Karena secara psikologis, orang yang dalam keadaan panik maka dirinya tidak bisa berpikir jernih dan tidak bisa memutuskan apa yang seharusnya dilakukan dalam kondisi tersebut.
Sehingga diharapkan dengan niat yang benar dalam berlatih aikido, individu bisa mencapai ketenangan mental dan emosional yang menjadi kunci agar diri tidak panik dan tetap bisa berpikir jernih dalam kondisi dan situasi sesulit apapun. Just my 2 cent.
Untuk lebih clear, silakan saudara musashi tuk datang ke dojo terdekat, bsa latihan dan konsultasi lebih banyak dengan praktisi yang lebih berpengalaman.
Akhir kata para sesepuh aikidoka shizen lah yang lebih memahami utk pertanyaan seperti ini. Thanks before.
Hengky Lesmana said
#Firman :
tulisan yang bagus.
bunda shafwa said
numpang tanya……..
1. apakah aikido cocok diterapkan untuk anak2…???
2. minimal usia untuk ikut latihan aikido ???
3. ada daftar tempat latihan aikido di jakarta ???
4. apa bedanya kempo, aikido, karate sama jujitsu……???
hehehe banyak ya nanya…….
makasih banget loh klo mo jawab.
tujuannya sih, nyari tempat bela diri untuk anak, jaman sekarang ini jaman yang keras, jadi pengennya si anak bisa jaga diri, apalagi anak perempuan.
sekali lagi terima kasih.
Dio said
to:bunda shafwa
Saya mencoba menjawab pertanyaan ibu;
1.Apakah Aikido cocok untuk anak ? Cocok, jawabnya. Aikido tidak mengenal batasan usia. Anak, remaja, dewasa, orang tua sekali pun tetap bisa berlatih.
2.Usia ideal untuk berlatih beladiri secara umum sekitar 8 tahun ke atas. Pada kisaran usia tersebut anak sudah mampu menerima penjelasan pelatih dengan baik. Masalahnya tidak semua dojo memiliki kelas anak. Perlu kesabaran lebih dari pelatih untuk ngajar kelas anak.
3.Untuk tempat berlatih aikido di Jakarta ibu bisa mencari di google. Seandainya lokasi ibu bisa lebih spesifik (Jakarta mana ?) mungkin saya bisa bantu menginformasikan.
4.Apa beda Kempo, aikido, karate, juijutsu ? Wah,… ini pertanyaan yg paling sulit. Karena harus hati-hati menjawabnya, kalau tidak bisa menimbulkan polemik. Saya coba jawab secara umum saja ya, karena secara detail perbedaannya byk sekali.
Pada Kempo (Shorinji Kempo) dikenal unsur Goho (keras: pukulan, tangkisan, tendangan) dan Juho ( lunak: lipatan, kuncian, bantingan). Porsi latihannya sama.
Pada Aikido tidak ada unsur Goho, hanya Juho (waza) dengan variasi yg begitu byk. Beladiri non kompetitif , tidak ada pertandingan atau kejuaraannya.
Pada Karate lebih byk unsur Goho-nya. Ada beberapa perguruan yg menambahkan unsur Juho dalam materi latihannya seperti KKI dan wadoryu.
Pada Juijutsu unsur Goho-nya sangat mirip dengan karate. Malah ada beberapa perguruan yg masuk dalam katagori karate (masuk Forki). Seperti PORBIKAWA dan Wadokai. Unsur Juho-nya lebih kasar dan keras jika dibanding dengan dengan Kempo atau Aikido.
Mudah-mudahan bisa menjawab pertayaan ibu. Saya juga seorang ayah, ketiga anak saya berlatih beladiri yg berbeda.
shizendojomalang said
Maturnuwun atas tanggapannya Pak Dio
Bunda Shafwa silahkan mengikutkan anaknya bela diri. aikido baik pula buat anak, karena sifat pemahaman dasar aikido yang lembut. Yang penting, ada kemauan dari dalam si anak tanpa keterpaksaan.
Selamat datang…
MENGENAL SENI BELADIRI AIKIDO « Intani’s Weblog said
[...] Aikido merupakan jenis beladiri tradisional dari Jepang yang sifatnya defensif (bertahan), tidak [...]
A6un9 said
Mau tanya mas untuk surabaya dan sktrnya sudah ada dojonya pa belum? n ada latihan privatnya ga?matursuwun.
shizenia said
coba lihat :
http://shizendojomalang.wordpress.com/komentar-anda/#comment-1584
A6un9 said
Buat shinzenia Makasih infonya.
felix said
mau tanya..
ada ga dojo aikido di surabaya
bisa minta info/kontaknya ga?
saya tertarik.
Nadia said
saya mau tanya…saya punya adik perempuan usia 15 tahun,pernah ikut karate, dan skg ingin ikut aikido. masalahnya ketika berlatih karate, sering dibeda-bedakan tingkatan. Dgn kata lain senior tdk mau berlatih dgn juniornya. Bagaimana dgn aikido? apakah ada perbedaan tingkatan semacam itu. Thx
shizenia said
Di dalam latihan Aikido, juga ditekankan untuk berpasangan antara anggota junior dengan anggota yang tingkatannya (kyu/dan) lebih tinggi.
Noor said
Apa ada batasan usia untuk ikut Aikido.
Kalo di Malang dimana alamatnya dan jadwal latihannya, trims
Jay said
Mau tanya apakah aikido cocok untuk yang gemuk, berat badan saya 95 kg tinggi 65 kg, atau bisa sebagai olah raga untuk menurunkan berat badan?
shizenia said
@jay: menurut hemat saya, cocok atau tidaknya itu relatif, tergantung yang menjalaninya. karena tidak sedikit praktisi aikido yang berpostur relatif kurang ideal (baca: gemuk), namun enjoy dan dapat mendapat tingkatan Dan.
Anton Rahmadi said
Saya (39 th) dan anak saya(12 th),adalah orang pertama yang akan langsung daftar menjadi murid pertama, bila dojo Probolinggo dibuka. Tolong segera dibuka..!
Saya Siap Memfasilitasi….
Ditunggu lho….